Wednesday, October 31, 2007
kok gitu sih???
dah lama ga ngisi blog eh..pengen curhat...
coba kalian bayangkan dikasi oleh2 dari pacar lo yg baru pulang dari kalimantan, pleh2 berupa kalung n gelang batu kalimantan, tapi kalungnya samaa ma yg dia kasih ke temen2 cewe dia di kantor..bete kan???
kok gw ga spesial sih di mata dia???masa disamain ma temen2 dia??katanya gw ini calon istrinya, katany gw org spesial buat dia????
shit...
Saturday, January 13, 2007
Love's Lesson
Love's Lesson
You came into my life as a whisper, white
noise.
You were a presence, a shadow on my wall.
A friend was made. My best friend.
All walls,all barriors crumbled.
My heart. My heart busted its chains.
soared like an eagle.
My feelings obvious. Obvious to the world.
Foolish, foolish me.
Have I not learned? I'm learning again.
A harsh reminder that happiness and
contentment will forever be an
untouchable stranger.
Loveit Diane Medlin
Friday, January 12, 2007
Chain Reaction
Chain Reaction
Why do we do wat we do?
To do we live,
To live we have a career,
For career we need education,
For education we need money,
For money we need brain,
For a brain we need energy,
For energy we need food,
For food we need crops,
For crops we need water,
Also, For water I need air,
For air I need oxygen,
For oxygen I need a body,
For a body needs a SOUL.
Lovejot Chahal
Thursday, January 11, 2007
goodbye my lover
goodbye my friend...
you have been no one..
you have been no one for me....
Wednesday, January 10, 2007
A to Z
A : Apa aja deh...gw mang susah nentuin pilihan, palagi kalo ditawarin sesuatu yg itu sebuah pilihan, gw lebih menyerahkan pilihan itu pada si pemberi pilihan.
B : Besok ngapain yah? ini yang sering muncul akhir2 ini...
C : Cari aman aja deh...koyok ngono wae kok repot...
D : Dewi..it's my first name..damn!!i love it..
E : Emangnya gw pikirin...kalo hal2 yg tidak berhubungan langsung ma gw, gw lebih milih cuek aja.
F : Fun..have fun aja deh...
G : Gembira..riang bergembira, walo lagi sedih or bete yang teramat sangat, tetap harus terlihat gembira dong ah..!!!
H : Home.. I miss my home sweet home..
I : Introvert..tapi gw kadang juga terlalu ekstrovert untuk hal2 yang harusnya gw bisa jadi introvert..hehehe..
J : Jagalah kebersihan..yup..gw suka kebersihan, bebersih adalah cara gw ngisi waktu luang, walopun akhirnya mengeluh capek!!!
K : Komputer..hm..gw lagi didepan komputer..ya benda ini cukup sering menemani hari2 gw..
L : Langsing..jauhkan kata ini dari jangkauan gw..gw benci bgt ma kata ini, pokoknya apapun yg ada hubungannya dengan kata ini jah2 deh dari gw, terutama kalian cewek2 langsing...
M : Makan..ni hobi gw..that's why kenapa gw paling demen nonton Wisata Kuliner Trans TV, referensi gw buat nyari tempat makan yang "mak Nyooosss!!!!"
N : No Smoking please!!! gw benci ma asap rokok...
O : Oh..My Prince where are you? lagi jomlo sedang mencari dan terus akan mencari pangeran impian.
P : Prince gw dimana?? teteup masih nyari juga..
Q : Qu pikir dia adalah My Prince ternyata bukan..heheh..masih meratap neh!!!!
R : Rasional..ini menurut salah seorang atasan gw. gw org yg lebih berpikir secara rasional dibanding temen2 gw..ya iya lah..hari gini ga rasional trus mo kayak apa?
S : Smile..Senyum..Senyum..Sekali Lagi Senyumnya dong..damn!!gw paling suka ma senyum gw..maniez2 gimana getu..
T : Tahu goreng plus kecap/sambel kecap ada bawang gorengnya...hm yummy banget..that's my fave!!!
U : Untuk apa? Penting yak?? selalu gw tanyain ke orang2 yg melakukan hal yg gw ga lakuin, trus akhirnya gw akan ikutan nyoba, kalo enak ya gw terusin, kalo cuma buang2 waktu tak berguna tak enak pula, Untuk apa?
V : Voltus..hahaha..inget ga sih ma super hero yang satu ini???gw dah aga2 lupa rupanya seperti apa, cuma dia pake inisial V..hahah
W : Widyastuti...my last name, artinya kecerdasan. ga heran kalo gw pinter, nama kan adalah doa, doa ibu bapak gw terkabul..heheh
X : X-men kayaknya ini judul pelem..bener ga?
Y : Yo wes lah..Ya sud lah..gw pasrah..
Z : Zamane wis edan...hahahha...
That's A to Z about me..
Tuesday, January 09, 2007
semua orang berubah..gw?
I will survive..don't worry lah
Sunday, January 07, 2007
geisha...
Wednesday, January 03, 2007
Kotak Kotak Kotak
Legenda Kotak Pandora Part 2
Salah seorang temanku, yang aku cukup tahu banyak tentang suatu cerita hidupnya bercerita bahwa dia mempunyai kenangan yang manis sekaligus pahit. Dan kenangan itu masih melekat dalam ingatannya. Namun dia berusaha mengumpulkan memori tersebut, diletakkan dalam sebuah kotak dan kemudian berusaha untuk tidak menyentuhnya sama sekali. Bukan karena takut, atau bukan pula karena terlalu pahit. Namun lebih dikarenakan saat dia mendekati dan tergoda untuk membuka kotak itu lagi, maka khawatir dia akan makin tergoda dan bermain-main dengan kotak itu selalu, dan melupakan yang lain.
Mungkin demikian pula dengan diriku, dengan suatu kenangan buruk dalam hidup. Ingat sebuah istilah yaitu sebuah “Kotak Pandora”, kisah dari sebuah legenda kuno, dimana kotak itu berisikan masalah yang akan makin menyebar dan tidak terselesaikan. Pun demikian, berbagai kenangan buruk itu, aku masukkan dalam sebuah Kotak Pandora dan aku coba untuk menyimpannya rapat-rapat, dan jangan sampai untuk membukanya kembali. Meskipun godaannya emang sangat berat, karena seperti aku bilang tadi, itu terlalu sulit untuk dilupakan total dalam isi kepala, namun biarkan saja itu menjadi sebuah kenangan sejarah dalam hidup.
Legenda Kotak pandora
Monday, January 01, 2007
Berhenti menjadi Gelas...
"Kenapa kau selalu murung, nak?Bukankah banyak hal yang indah didunia ini?
Ke mana perginya wajahbersyukurmu?" sang Guru bertanya.
"Guru, belakangan ini hidup saya penuhmasalah.
Sulit bagi saya untuktersenyum.
Masalah datang seperti takada habis-habisnya," jawab sangmurid muda.
Sang Guru terkekeh.
"Nak, ambil segelasair dan dua genggam garam.Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasanahatimu itu."
Si murid pun beranjak pelan tanpasemangat.
Ia laksanakan permintaangurunya itu, lalu kembali lagi membawagelas dan garam sebagaimanayang diminta."Coba ambil segenggam garam, danmasukkan ke segelas air itu," kataSang Guru.
"Setelah itu coba kau minumairnya sedikit."Si murid pun melakukannya.
Wajahnyakini meringis karena meminum airasin.
"Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru."Asin, dan perutku jadi mual," jawab simurid dengan wajah yang masihmeringis.
Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajahmuridnya yang meringiskeasinan.
"Sekarang kau ikut aku." Sang Gurumembawa muridnya ke danau di dekattempat mereka.
"Ambil garam yangtersisa, dan tebarkan ke danau."
Si murid menebarkan segenggam garamyang tersisa ke danau, tanpabicara. Rasa asin di mulutnya belumhilang. Ia ingin meludahkan rasaasin dari mulutnya, tapi takdilakukannya.
Rasanya tak sopan meludahdi hadapan mursyid, begitu pikirnya.
"Sekarang, coba kau minum air danauitu," kata Sang Guru sambilmencari batu yang cukup datar untukdidudukinya, tepat di pinggirdanau.
Si murid menangkupkan kedua tangannya,mengambil air danau, danmembawanya ke mulutnya lalu meneguknya.
Ketika air danau yang dingindan segar mengalir di tenggorokannya,
Sang Guru bertanyakepadanya, "Bagaimana rasanya?""Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya denganpunggung tangannya.
Tentu saja, danauini berasal dari aliran sumberair di atas sana.
Dan airnya mengalirmenjadi sungai kecil di bawah.
Dan sudah pasti, air danau ini jugamenghilangkan rasa asin yangtersisa di mulutnya.
"Terasakah rasa garam yang kau tebarkantadi?"
"Tidak sama sekali," kata si muridsambil mengambil air danmeminumnya lagi.
Sang Guru hanyatersenyum memperhatikannya,membiarkan muridnya itu meminum airdanau sampai puas."Nak," kata Sang Guru setelah muridnyaselesai minum.
"Segala masalahdalam hidup itu seperti segenggamgaram.
Tidak kurang, tidak lebih.Hanya segenggam garam.
Banyaknyamasalah dan penderitaan yang haruskau alami sepanjang kehidupanmu itusudah dikadar oleh Allah, sesuaiuntuk dirimu.
Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurangdan tidak bertambah.
Setiap manusiayang lahir ke dunia ini pundemikian.
Tidak ada satu pun manusia,walaupun dia seorang Nabi, yangbebas dari penderitaan dan masalah."
Si murid terdiam, mendengarkan."Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaanyang dialami itu sangattergantung dari besarnya 'qalbu'(hati)yang menampungnya.
Jadi Nak, supayatidak merasa menderita, berhentilahjadi gelas.
Jadikan qalbu dalam dadamuitujadi sebesar danau

